Postingan

Tuhan ibadah manakah yang pahalanya adalah dirinya?

Sejak aku mengenalmu, aku selalu bertanya kepada Tuhan. Ibadah manakah yang pahalanya adalah dirimu? Pertanyaan itu tumbuh perlahan seperti doa yang menemukan jalannya sendiri. Ada sesuatu padamu yang tidak bisa kuterjemahkan dengan bahasa biasa. Seolah kehadiranmu adalah isyarat halus bahwa hidup menyimpan hadiah yang hanya muncul ketika seseorang telah cukup lama berjalan dalam ketulusan. Aku mulai memahami bahwa manusia sering mencari pahala dalam hitungan, padahal Tuhan menyisipkannya dalam pertemuan. Ada pahala yang datang sebagai ketenangan, ada yang datang sebagai kejernihan, dan ada pula yang hadir sebagai sosok yang membuat jiwa ingin menjadi lebih jernih daripada hari sebelumnya. Engkau berada di antara semua itu, seperti cermin yang memantulkan versi terbaik dari diriku sendiri.a Kadang aku merasa dirimu adalah jawaban dari doa yang tidak pernah kusadari telah kupanjatkan. Bukan karena engkau sempurna, melainkan karena engkau membangunkan sesuatu yang lama tertidur. Denganmu...

Kamu dan rindu

 Kamu dan rindu Aku selalu ingin berbicara denganmu, mungkin tentang rindu di telapak tanganku saat ini, rindu yang selalu k genggam dan aku berharap semoga kau juga merasakan hal yang sama, kamu tau ga ada banyak hal yang aku favorit di dunia ini, salah satunya adalah senyumanmu, bahkan disaat kegiatan pagi datang yang kunanti bukanlah mentari, tetapi senyumanmu bagiku itu istimewa, senyummu lebih hangat dari secangkir kopi di pagi hari, jangan salahkan aku yang terus memikirkanmu, salahkan tawamu yang terus menjadi candu bagiku, senyum yang selalu membius luka yang membiru. Kamu tau ada banyak hal yang kubenci di dunia ini? Namun percayalah tiada namamu diantaranya, karena kamu selalu menjadi bahagia terbesarku, bahkan saat aku bersama embun subuh tadi, dia berbisik dan mengaku, bahwa tidak ada hal yang lebih indah selain tentangmu, dan tidak ada sejengkal langkahpun ku lewati tanpa dirimu, kamu adalah bagian terkecil dari pertikel memori yang paling kuridukan dan kau adalah ceri...

Rindu tak bertuan

Selalu ada yang melintas di kepala, entah itu syairmu, atau wajahmu yang hanya bisa kureka dan selalu ada  jarak yang terbentang karena rindu a da cerita yang terbuat karena jarak s erupa gelombang lautan, rindu datang saat ku diam, lalu tiba-tiba hilang saat kukejar

Jangan memaksa orang lain mecintaiku, meski aku mecintaimu

Aku berhenti mengagumimu, kamu yang pernah aku kagumi, aku menyalahkan diriku sendiri, sebab rasa kagumku yang berlebihan, menjadikan kekecewaan yang begitu memalukan di hadapan mu, Aku pernah diam" menaruh rasa, melupakan yang semestinya aku dahulukan dari apapun. Aku pernah diam" mendoakan Aku pernah diam" mengagumimu menjadikanmu sebagai sosok yang ku impikan untuk hidup denganku. Namun, Kekecewaan kini menghampiri, aku berhenti untuk semua tentangmu, memberikan perhatian yang dulu pernah ada, tersadar bagiku adalah kebodohan yang tak pantas aku lakukan, Allah lebih sayang kepadaku, karena berharap pada manusia adalah kecewa yang akan di dapat. Allah memberikan rasa kecewa agar kita tersadar bahwa yang menurut kita baik belum tentu menurutnya baik, sesuatu yang menurut kita buruk belum tentu menurutnya buruk, Tugas kita adalah jangan sibukan diri untuk mencari tapi sibukanlah untuk menjadi. Keep strong

Jodoh

Dua hari aku ga nulis karena ada kesibukan prihal persiapan kkn, mungkin hari h akan jarang lagi nulis, tapi insyaallah di usahakan :) . Bicara tentang jodoh, analoginya jodoh seperti sayuran di gunung, ikan di laut dan ketemu di warteg, tidak ada yang menyangka, Untuk jodohku, Kalau kita memang berjodoh allah akan mempertemukan kita dengan caranya, Biarkanlah pelantara allah yang bekerja mempertemukan kita, yang harus kita lakukan adalah senantiasa berdoa, Cukup !! Aku menjauh dari kamu bukan belarti aku ga suka atau benci, tapi aku ingin memperindah taubatku dan doaku kepada allah, Dan tetap jaga diri kamu baik-baik seandainya kau memang jodohku, semoga allah jodohkan kita berdua,kalaupun kita bukan berjodoh semoga aku diberikan hati yang kuat untuk menerimanya, Tolong yang di ingat sama kamu satu, sejauh apapun kamu melangkah, sejauh manapun kamu pergi dan sebagai manapun keadaanmu saat ini, tolong ingat satu hal, tidak ada pria yang lebih sayang sama kamu, selain aku.

M e n i k a h a d a l a h h a l u

Telah kunikahi dikau Dengan jarak sebagai maskawin, walimu adalah dekat tidak tergapai, sedangkan saksinya jauh tiada berjarak, melingkarkan cicin di jarimu berwaktu. di depan tuan kadi dari negeri perih, memang tak dapat kuucapkan kesetiaan  sebab aku penjaja kasih, mengetuk pintu bagi pemilik hati setiap yang memberikan cinta kepadaku  aku ulurkan seribu sayang baginya. maka kita nikmati hari-hari jauhari, di setiap detik yang mengantarkan menit  hingga kita lupa bagaimana cara rahasia  menyembunyikan suka citanya, pada jam kita tiba-tiba menjadi serba tidak  terduga dengan wajah terdedah pada setiap sejarah. pada malam pertama kita tak bersua  karena kita hanya menuju pengakhiran  berujung cita-cita menjadi diri sendiri  dan setiap orang yang mengenal kita  mereka akan mengetahui diri mereka  penuh jelaga dan berdosa. kita akan hidup dari kecemerlangan lidah  hingga setiap benda mencari tinta  untuk merekam patah-patahan uca...

Covid 19

duka sebegitu tajam tergores di langit ini,sayap kupu-kupu tak bisa membawa beban debu juga sapu lidi terlalu pendek untuk menyapu, sehektar puing yang dititipkan gempa kepadamu  ini wilayah angin, bisik daun pada sebutir debu. dan debu itu memang tak pernah melihat onggokan bukit kapur di sana kecuali rumah-rumah yang rebah ditidurkan angin sebatas mana rentang tanganmu ketika gelombang memindahkan perahumu ke jalan raya? atau ketika langit jadi hitam oleh gerhana atau ketika sebuah menara bergeser karena gempa?  kita akan kembali ke dalam keabadian melalui liku-liku dalam riset waktu tak mudah kita menemukan ujung benang dalam rajutan alam, tak mudah kita memintal benang jadi gelas bagi air.